Puisi Bebas

“Ku ingin menulis sebuah puisi. Bebas Isinya. Seperti halnya aku bebas menjalani hidupku. Dengan caraku, bukan cara kamu, atau mereka. Mungkin puisi itu tentang sebuah perjalanan. Yang mata kakiku pun tiada yang mengekang. Bisa juga tentang anak panah yang terbebas dari busurnya, yang tiada yang tahu kapan angin menjemputnya.” 

Itu tadi adalah sekilas pengantar untuk menulis puisi bebas. Siapapun bebas untuk menulis puisi dengan tema yang juga bebas. Seperti halnya sifat manusia yang ingin bebas menjalani kehidupannya, puisi pun dapat lahir dengan bebas, dari siapapun yang menulisnya. Puisi bertemakan bebas, cukup mudah untuk ditulis. Puisi bebas ini umumnya ada di jenis puisi modern, atau puisi kontemporer.

Puisi Bebas dalam pengertian yang umum berarti puisi yang tidak terikat oleh rima dan matra, serta tidak terikat oleh jumlah larik dalam setiap bait dan jumlah suku kata dalam setiap larik.

Puisi Bebas Tema

Bebas tema atau tema bebas —sekaligus. Semua hal bisa dituliskan menjadi puisi: bebas. Seperti bebasnya kita menghirup udara yang ada di sekitar kita. Meskipun tema bebas, bukan berarti tidak bertema lho. Puisi tetap memiliki tema, dan juga judul. Hanya saja, tanpa membatasi dengan sebuah tema, membuat puisi menjadi lebih mudah. Terutama bagi penulis pemula.

Puisi Bebas Gaya

Gaya dalam berpuisi dipengaruhi oleh kebiasaan dan pola pikir Penulis, dan juga tujuan penulisan puisi itu sendiri. Ada yang menggunakan kata-kata penuh makna, ada juga yang menuliskan dengan gaya bahasa dan kata yang lugas. Untuk jenis puisi kenangan, biasanya puisi ditulis dengan alur tutur yang mundur (set back), lalu maju ke masa sekarang, sampai akhir puisi.

Puisi Bebas 4 Bait

Itu hanya contoh saja, untuk menunjukkan bahwa puisi dapat ditulis dengan berbagai bentuk. Ada yang ditulis dengan sekian bait, sekian baris. Bahkan puisi pendek yang ditulis dengan 7 kata, sangat ramai di ranah Twitter dengan tagar #puisi7kata. Sering-seringlah membaca berbagai jenis puisi di media sosial, seperti Twitter dan Instagram, pasti kamu akan lebih bersemangat menulis puisi.

Berikut ini beberapa contoh puisi bebas yang dapat kalian jadikan sebagai referensi:


Kota yang Berkabut

Di sana tinggal dirimu

Menyatu dengan kabut putih

lembut tersaput misteri

apakah kini kau sedang memilin awan

atau menghitung tetesan rindu

aku tak tahu


Tak kan tergantikan

Kau datang di waktu yang tepat

saat kau terluka parah

robek menganga

sakit tak berdaya

Lalu kita saling melengkapi

Namun waktu yang lain tetaplah berjalan

tak terganti


Samudra Tua

Tempat sauh dan jangkar berlabuh

dalam jeritan malam sunyi

lalu diam-diam tersimpuh

dalam pelabuhan pagi

Samudra ini segera mengering

menunggu mu tenggelam dalam janji

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here