Menulis Puisi
Ungkapkan rindu dengan menulis puisi
Menulis Puisi
Ungkapkan rindu dengan menulis puisi

Puisi rindu merupakan suatu bentuk puisi yang di dalamnya dapat mengungkapkan rasa rindu terhadap seseorang. Dalam puisi ini terdapat makna yang sangat mendalam; kata-kata yang diungkapkan akan sampai ke perasaan bila didengar. Puisi rindu biasanya ditujukan kepada orang-orang tersayang, seperti Ibu, kekasih dan orang lain.

Rasa rindu semakin berat bila seseorang yang kita rindukan tidak ada di samping kita. Apalagi jika tidak ada kepastian antara satu sama lain, hal itu akan membuat hubungan semakin renggang. Puisi rindu dapat menjadi penenang di saat kondisi kita sedang gelisah. Selain itu, puisi rindu juga dapat menjadi teman kita ketika sedang sendirian.

Rasa rindu biasanya sulit untuk dihilangkan ketika sudah mendatangi kita. Setelah merasakannya, kita ingin sekali bertemu dengan orang yang dirindukan. Seperti halnya ketika kalian sedang jatuh cinta kepada seseorang, pastinya kalian ingin menemuinya ‘kan untuk menghilangkan rasa rindu itu?

Selain harus bertemu dengan orang yang kita rindukan, salah satu cara menghilangkan rasa rindu yaitu dengan menuliskannya dalam sebuah kata-kata atau puisi. Cara ini sangat efektif untuk dilakukan bila kalian sedang dalam kondisi yang jauh dengan orang yang dirindukan. Ngaku saja, kalian sedang dalam krisis karena LDR. Kalian bisa mengungkapkannya dengan membuat sebuah puisi tentang rindu.

Berikut ini adalah beberapa contoh puisi tentang rindu:

Kerinduan

Ku ingin sekali bertemu dengannya
Namun jarak yang jauh memisahkan kita
Kutitipkan saja rindu ini melalui angin malam
Menyelusuri ranah-ranah yang ada di depannya
Ku berharap,
Kau dapat merasakan rindu sepertiku juga di sana

Penjelasan: Puisi di atas merupakan penggambaran seseorang yang merindukan kekasihnya. Namun seseorang yang sedang dirindukan berada dalam jarak yang jauh, sehingga mereka tidak bisa saling bertemu. Rasa rindu tersebut hanya bisa dititipkan saja melalui angan-angan, ia berharap kekasihnya juga merindukan hal yang sama.

Sepertinya yang namanya “angan-angan” juga bingung dan kewalahan, karena sudah banyak mendapat titipan.

Menunggu Kembali

Kembalilah sayangku
Hati ini sangat merindukanmu
Tak ada kabar sedikitpun darimu

Kau menghilang begitu saja
Ku takut,
Engkau berpaling ke yang lain

Penjelasan: Puisi rindu tersebut menggambarkan kisah seseorang yang merindukan kekasihnya. Ia tidak tahu kabar dari kekasih yang dirindukannya, namun mereka sudah menjalin ikatan antara satu sama lain. Ia sangat berharap kekasihnya tidak akan berpaling ke yang lain nantinya.

Tidak seperti kamu. Eh.

Salam Rindu

Salam dariku di sebuah Kota Tua ternama
Untuk ke kekasihku yang jauh disana
Hati ini terus mengkhawatirkanmu

Ku takut sebuah luka mendekatimu jika tanpa diriku
Jaga buah hatiku sampai aku kembali
Ku titipkan salam rindu ini
Untuk bayiku yang akan terlahir nanti

Penjelasan: Di atas merupakan sebuah puisi rindu untuk dua orang yang dicintainya. Ia memiliki seorang istri yang sedang mengandung anaknya. Namun ia tidak berada di sampingnya karena harus bekerja demi memenuhi kebutuhan sang keluarga. Ia sangat khawatir apabila istrinya membutuhkan sesuatu tanpa dirinya.
Ia hanya bisa mendo’akan dan menitipkan salam rindu untuk istrinya dan buah hatinya; hanya melalui kata-kata. Tinggal menunggu sebuah waktu untuk mempertemukannya kembali bila sudah saatnya tiba. Mereka hanya perlu mempercayai antara satu sama lain untuk menguatkan hatinya.

Semoga lancar juga ya persalinannya, Pak-Bu.

Bila melihat ketiga contoh puisi rindu tersebut, sepertinya sudah jarang yang merasakan hal seperti itu. Rasa rindu pada jaman sekarang sudah bisa diungkapkan melalui sebuah smartphone yang di dalamnya terdapat fitur-fitur canggih untuk menuangkan rasa rindu seperti telepon, video call, dan lain-lain.

Itulah sedikit informasi mengenai puisi rindu yang dapat disampaikan, terima kasih semoga bermanfat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here